Sunday, May 6, 2012

Kesakitan dari Sakitku

(05062012, my room)

Duduk diam diatas kursi hitam
Sepasang kaki berjajar dan tangan bermain indah
Terbayang abstak seperti buram
Hitammu adalah bahaya
Serta hitammu adalah anugrah
Pancaran sinar aura membunuh tak kunjung padam
Cahaya lilin terbakar sinar
Panasnya saling terpancar tak tentu arah
Diam berdiri hingga angin berlari
Lalu cahayanya mati tergeletak tak bernyawa
Ini seperti kesakitan dari sakitku
Berlari mengejar yang tak pasti
Sesuatu yang mungkin telah sirna
Seperti cahaya lilin yang kian pudar
Putihnya menghilang dan berganti dengan asap hitam
Mungkin tak ada yang menyangka
Seakan ini hanya sebuah puisi berkaki
Berkata seakan ini berasal dari hati
Namun mereka hanya menutup telinga dan membuka mata
Melihat kesalahan tanpa mendengar kelebihan
Menanjak pasti meninggalkan pergi
Lilin yang kini berdiri tegak seakan mati
Tanpa cahaya yang kian memakan indahnya lilin
Dengar ini dan renungkan
Betapa kesakitan dari sakitku ini tak bisa hilang

Kesakitan dari Sakitku, by: @NSSnid
Malang, 6 Mei 2012

No comments:

Post a Comment