Tangis di Pagi Hari
Angin siang bergerak menjauh
Menyeret tiap langkah derap sepatu
Kenangan pagi seakan hilang tak bertuan
Berganti deru tangisan menyobek raga
Senyum manis menyusup indah
Teriak kata seakan tak bertanda
Keadilan hilang berganti hujatan
Kala itu derai tangis memanggil-manggil
Meminta tapi dengan kata penuh dusta
Hanya hati dan raganya yang percaya
Hari berganti bak peri bermain tali
Cepat dan berputar
Kini tangis itu berubah tawa menjelma
Ringan tanpa dosa
Liar penuh bisa
Seakan berkata 'Kau sudah masuk mulu singa'
Maju mati mundur bunuh diri
Di mana tangis air mata kesedihan?
Akankah angin akan berkata jujur?
Sepasang mata kini tak dapat dipercaya
Hanya penuh tangisan dan keinginan penuh dusta
Tangis di Pagi Hari, by: @NSSnid
Malang 14 Juni 2012
No comments:
Post a Comment