Sebuah langkah
terdiam ku diantara
selimut mimpi dan dunia nyata
memimpikan sebuah kenyataan
serta menyatakan semua hal tentang mimpi
buaian, hinaan, harapan, tangisan serta bualan
diam dan teriak
seakan beradu domba menerjang sepi
bagiku itu sebuah pilihan
pilihan untuk maju atau mundur
mundur untuk tertidur
atau maju untuk beradu
siangmu dan malamku
siang kita
malam kita
bukan sebuah dusta bahkan sebuah nyata
tidak ada putih atau legam
semua abu-abu
tak ada yang pasti
bahkan untuk masalah hati
mereka bilang itu biasa
tapi bagi saya itu sangat menyiksa
diam saat tawa
dan menangis saat diam
bagai air dan angin
saat mereka sendiri mereka hanya satu
tapi saat mereka bersama itu sebuah petaka
akankah semua akan berhenti atau mereka akan terpisah
kini ku sendiri menanti sepi
menanti sesuatu yang tak pasti
ketidak pastian antara ini mimpi atau kenyataan
semua anomali, aneh
berdiri tegak atau malah berdiri terbalik
tapi setelah semua terlihat
seakan semua itu hanya harapan, dingin
pergi dan kini kian hambar
hilang
terbang
dan melayang entah kemana
dia bukan dia lagi
hanya sebatas buaian
harapan palsu
dan kini hanya sebuah bayangan
semua seakan bagai khayalan
tak pasti
sekarang hanya sendiri, berdiri
dan pergi
sudah, entah
mungkin hari esok lebih indah, temukan dunia baru
dunia yang lebih indah dengan kepastian di dalamnya
bukan harapan atau buaian belaka
hanya sebuah langkah yang ada
dan itu dimulai dengan sebuah langkah
sebuah langkah.
No comments:
Post a Comment