Friday, March 29, 2013

Karena Saya (mungkin) Akan Jatuh Cinta

Melihatmu berjalan dari kejauhan seakan membekap segenap pengelihatan
langkahmu tegap dengan penuh kepercayaan diri yang kuat
binar tatap matamu seakan berkata 'ini hariku'
kau selalu menatap kedepan tanpa pernah melihat kanan kiri bahkan menoleh kebelakang
tembok punggungmu tinggi mencakar langit
kelopak bunga jatuh dari rumahnya
mendarat indah di pundakmu
langkah kakimu berhenti, seketika
mengayunkan tangan membuang senyum
kau ambil kelopak bunga itu
melangkahkan kakimu kembali
langkahmu kian cepat hingga terasa kau kini berlari
disini ku melihat semua
kau datang dengan kelopak bunga di tangan kananmu
sedang tangan kirimu menahan tas agar tak jatuh dari pundak
nafasmu memburu karena jantungu memompa darah terlalu cepat
sejenak kau berhenti hanya sekedar mengatur nafas
sejenak kemudian kau mengangkat kepala dengan senyum indah
kau buka kepal tangan kananmu hingga terlihat kelopak kuning
kau bilang hanya itu yang ia dapat
kuterima dengan tatapan tak percaya
suatu hari akan kubawakan lebih dari satu kelopak, mungkin setangkai bunga
senyumku perlahan tiba
lama ia berdiri hingga tiba waktunya
kau pergi lagi
kini tembok punggungmu kian tinggi
langkahmu semakin jauh
dan nafasku menghela lega
karena saya (mungkin) akan jatuh cinta

No comments:

Post a Comment