Tuesday, April 16, 2013

Berdiri Sendiri Seperti Orang Bodoh


Ada suatu hal yang membuat saya bagaikan seperti orang bodoh, yaitu berdiri sendiri. Karena disaat saya berdiri sendiri ada banyak hal yang mungkin terpikirkan dalam satu waktu. Ketika semua seakan memandang saya aneh dengan mood yang secara tiba-tiba berubah hanya dalam hitungan detik. Ada kala saya akan tertawa terbahak-bahak kemudian detik berikutnya saya akan diam seribu bahasa dan ada kalanya emosi saya naik kemudian emosi saya stabil. Semua mungkin berpikir saya ini seperti orang gila, tak waras, kehabisan obat, atau salah makan. Tapi beginilah saya mengekspresikan semua.

Secara konotasi muka saya ada dua, hitam dan putih tapi disaat saya berdiri sendiri tanpa ada yang memerhatikan yang muncul adalah muka ketiga saya yaitu abu-abu. Tidak tahu harus menggunakan yang hitam atau putih karena keduanya bagaikan palsu. Ini sangat menyakitkan ketika harus berdiri sendiri. Apapun itu tak akan ada yang mengetahui apa yang kau pikirkan, tak akan ada yang bertanya kau baik-baik saja saat tiba-tiba kau memasang wajah kusam, tak akan ada yang mau tahu tentang apa yang terjadi dengan dunia lain selain yang ada dihadapannya, dan bahkan seakan kau hanyalah setitik noda dalam lembar yang ada.

Di sinilah titik terjenuh saya, berdiri sendiri seperti orang bodoh. Tak tahu wajah mana yang akan saya gunakan, tak tahu harus berpikir seperti apa, dan tidak tahu harus berjalan ke arah mana. Seakan saya ingin berlari namun disaat bersamaan saya ingin berhenti dan menangis. 

No comments:

Post a Comment